BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
GOW HSS Tingkatkan Literasi Kebencanaan Organisasi Wanita untuk Perkuat Ketahanan Keluarga • KKN Internasional ULM Perkuat Pengabdian Masyarakat Lewat Program Kesehatan, Ziarah Kasih, dan Penghijauan di Malaysia • Pemkab HSS Perkuat Gerakan Antikorupsi dengan Libatkan Tokoh Masyarakat dan Influencer • KPK Tetapkan HSS Calon Daerah Percontohan Antikorupsi 2026 • KKN Internasional ULM Bekali Pelaku UMKM Adela Strategi Branding Digital dan Pemasaran Modern • Bupati HSS Perkuat Sinergi dengan Balai Bahasa Kalsel untuk Pelestarian Bahasa Daerah • Jemaah Haji HSS Mulai Jalani Umrah Sunnah di Tan’im, Diminta Jaga Stamina Jelang Armuzna • TP PKK HSS Gencarkan Gemarikan dan Perkuat Pokdakan untuk Dukung Generasi Sehat • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Dentum Kentongan hingga Galon Air, Lomba Bagarakan Sahur HSS Tampilkan Kreativitas Warga

Dentum Kentongan hingga Galon Air, Lomba Bagarakan Sahur HSS Tampilkan Kreativitas Warga

📅 19 Mar 2026 ✍️ banjartv 🕐 19 Mar 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN  – Lomba Musik Kreatif Bagarakan Sahur se-Kalimantan Selatan tahun 2026 berlangsung meriah di Lapangan Basket Amandit Utama, kawasan Alun-Alun Kota Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), dalam rangka Festival Kemilau Ramadan.

Kegiatan yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ini digelar bekerja sama dengan Dewan Kesenian Daerah (DKD) HSS dan Posko La Bastari HSS. Sebanyak 29 tim ambil bagian dalam lomba yang menampilkan kreativitas musik tradisional khas Ramadan tersebut.

Para peserta menghadirkan pertunjukan unik dengan memanfaatkan berbagai alat sederhana, seperti kentongan, ember, wajan, galon air, hingga barang bekas lainnya. Irama yang dihasilkan dipadukan dengan nyanyian serta teriakan penyemangat untuk membangunkan warga sahur, menciptakan suasana meriah dan penuh energi.

Sorak sorai penonton dan pendukung masing-masing tim semakin menyemarakkan jalannya lomba. Penampilan peserta dinilai dewan juri berdasarkan sejumlah kriteria, di antaranya kreativitas alat musik, keunikan aransemen lagu, kekompakan tim, serta penampilan kostum.

Salah satu dewan juri, Husyin Awsi, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dan masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai tradisi bagarakan sahur memiliki nilai budaya yang penting untuk terus dilestarikan.

“Antusiasme peserta dan masyarakat sangat luar biasa. Kami berharap tradisi bagarakan sahur ini tetap lestari dan menjadi bagian dari warisan budaya, khususnya di bulan Ramadan, sekaligus menjadi daya tarik wisata daerah,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta, M. Thalib, mengatakan lomba ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat dan kreativitas di bidang seni.

“Persiapan kami sekitar satu minggu, mulai dari dekorasi, kostum, hingga latihan alat musik dan kekompakan. Mudah-mudahan tahun ini bisa meraih hasil terbaik,” katanya.

Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga dinilai mampu mempererat persaudaraan antarwarga serta menjaga keberlangsungan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, juara pertama diraih Tim Bima Cili dari Hulu Sungai Tengah, disusul juara kedua Tim Sanggar Campala Riza dari Hulu Sungai Tengah, dan juara ketiga Tim Assalamualaikum dari Hulu Sungai Selatan.

*(UCK/Banjartv.com)

Bagikan: WhatsApp Facebook