BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Pembinaan PAAREDI di Gambah Dalam, Ketua TP PKK HSS Tekankan Inovasi Program • Tim Takraw Putra dan Putri HSS Raih Emas di POPDA Kalsel 2026 • KKN Internasional ULM Bangun Pojok Baca dan Papan Informasi di Kawasan FELDA Malaysia • Penyegaran Birokrasi, Pemkab HSS Rotasi Sejumlah Pejabat Strategis • Tim Takraw Putri HSS Tampil Perkasa di POPDA Kalsel, Tim Putra Melaju ke Semifinal • Takraw HSS Tampil Gemilang di POPDA Kalsel, HSS-A dan HSS-B Juara Pool • Sekda HSS Hadiri Sidang GTRA Penetapan Redistribusi Tanah 2026 • 30 Hari Bangun Desa, TMMD ke-128 di HSS Resmi Berakhir • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Libatkan DPRD dan Desa, Pemkab HSS Sinkronkan Usulan RKPD 2027 di Dapil 2

Libatkan DPRD dan Desa, Pemkab HSS Sinkronkan Usulan RKPD 2027 di Dapil 2

📅 09 Feb 2026 ✍️ banjartv 🕐 09 Feb 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus mematangkan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 melalui Forum Perangkat Daerah yang difasilitasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten HSS.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Kandangan, Senin (9/2/2026), memasuki hari kedua dengan melibatkan wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 2. Wilayah ini meliputi Kecamatan Telaga Langsat, Angkinang, Padang Batung, dan Loksado.

Forum tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten HSS bersama sejumlah anggota DPRD dari Dapil 2, para kepala perangkat daerah, camat se-Dapil 2, serta perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI). Kehadiran para pemangku kepentingan ini dinilai penting untuk menyelaraskan usulan prioritas pembangunan dari desa dan kecamatan dengan rencana kerja perangkat daerah.

Kepala Bapperida Kabupaten HSS, M. Arliyan Syahrial, M.Pd., yang memimpin jalannya forum, menjelaskan bahwa penyusunan RKPD diawali dari Rancangan Awal (Ranwal) yang memuat Program Asta Cita dengan semangat menata kota dan membangun desa.

“Melalui forum ini, perencanaan teknokratik perangkat daerah dipertemukan dengan kebutuhan riil masyarakat yang dihimpun melalui musrenbang desa dan kecamatan sebagai pendekatan bottom-up,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh tahapan perencanaan tersebut merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten HSS Tahun 2025–2029 yang dilaksanakan secara bertahap.

“Pembangunan tidak diselesaikan dalam satu tahun, tetapi menjadi proses berkelanjutan untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah,” kata Arliyan.

*(UCK/Banjartv.com)

Baca Juga  Polres Batola Gelar Bakti Sosial Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-79
Bagikan: WhatsApp Facebook