BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Muscab Pramuka HSS Dimajukan ke Desember 2026, Ini Alasan Ketua Kwarcab • Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show, Dorong Pelestarian Budaya dan Pengembangan UMKM • JERITAN HATI ANAK KALIMANTAN YANG TERSAPU KABUT ASAP • Bazar hingga Tata Rias Lokal, Yuniati Iberahim Dorong Penguatan UMKM di Kandangan • Kabut Asap Tak Padamkan Kreativitas, 90 Penampil Meriahkan Fashion Show Sasirangan di HSS • Semarak Hari Santri 2026 di HSS, Puluhan Pesantren Adu Prestasi dalam Berbagai Lomba • Wakili Bupati, Sekda HSS Buka Festival Kalayangan Dandang 2026 • Kalimantan Selatan Dipercaya Jadi Tuan Rumah Muktamar XXI IMM • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Libatkan DPRD dan Desa, Pemkab HSS Sinkronkan Usulan RKPD 2027 di Dapil 2

Libatkan DPRD dan Desa, Pemkab HSS Sinkronkan Usulan RKPD 2027 di Dapil 2

📅 09 Feb 2026 ✍️ banjartv 🕐 09 Feb 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus mematangkan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 melalui Forum Perangkat Daerah yang difasilitasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten HSS.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Kandangan, Senin (9/2/2026), memasuki hari kedua dengan melibatkan wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 2. Wilayah ini meliputi Kecamatan Telaga Langsat, Angkinang, Padang Batung, dan Loksado.

Forum tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten HSS bersama sejumlah anggota DPRD dari Dapil 2, para kepala perangkat daerah, camat se-Dapil 2, serta perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI). Kehadiran para pemangku kepentingan ini dinilai penting untuk menyelaraskan usulan prioritas pembangunan dari desa dan kecamatan dengan rencana kerja perangkat daerah.

Kepala Bapperida Kabupaten HSS, M. Arliyan Syahrial, M.Pd., yang memimpin jalannya forum, menjelaskan bahwa penyusunan RKPD diawali dari Rancangan Awal (Ranwal) yang memuat Program Asta Cita dengan semangat menata kota dan membangun desa.

“Melalui forum ini, perencanaan teknokratik perangkat daerah dipertemukan dengan kebutuhan riil masyarakat yang dihimpun melalui musrenbang desa dan kecamatan sebagai pendekatan bottom-up,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh tahapan perencanaan tersebut merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten HSS Tahun 2025–2029 yang dilaksanakan secara bertahap.

“Pembangunan tidak diselesaikan dalam satu tahun, tetapi menjadi proses berkelanjutan untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah,” kata Arliyan.

*(UCK/Banjartv.com)

Baca Juga  Festival Kreasi Dodol Kandangan 2025: Hadirkan Chef Agus dan Muto
Bagikan: WhatsApp Facebook