BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
57 Pemain U-9 dan U-12 Ramaikan Festival Game Internal Abadi Soccer 2026 • Bupati HSS Apresiasi Penggerak HAM Desa, Perkuat Perlindungan Hak Warga • Bupati HSS Tinjau Tes Psikologi 4.184 Murid SMP, Pertama di Kalimantan Selatan • APBD Perubahan HSS 2026 Ditargetkan Rp2,057 Triliun, Naik 4,09 Persen • Sholat Istisqa Digelar di Daha Utara, Warga Berharap Hujan Segera Turun • Lestarikan Budaya Banua, Sekda HSS Buka Badandang 2026 • Bupati HSS Hadiri Maulid Ummul Hajun, Habib Salim Ajak Jamaah Teladani Akhlak Rasulullah • Ratusan Warga Meriahkan Jalan Santai Desa Kapuh, Kulkas dan Sepeda Jadi Hadiah Utama • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Libatkan DPRD dan Desa, Pemkab HSS Sinkronkan Usulan RKPD 2027 di Dapil 2

Libatkan DPRD dan Desa, Pemkab HSS Sinkronkan Usulan RKPD 2027 di Dapil 2

📅 09 Feb 2026 ✍️ banjartv 🕐 09 Feb 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) terus mematangkan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 melalui Forum Perangkat Daerah yang difasilitasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten HSS.

Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Kandangan, Senin (9/2/2026), memasuki hari kedua dengan melibatkan wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 2. Wilayah ini meliputi Kecamatan Telaga Langsat, Angkinang, Padang Batung, dan Loksado.

Forum tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten HSS bersama sejumlah anggota DPRD dari Dapil 2, para kepala perangkat daerah, camat se-Dapil 2, serta perwakilan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI). Kehadiran para pemangku kepentingan ini dinilai penting untuk menyelaraskan usulan prioritas pembangunan dari desa dan kecamatan dengan rencana kerja perangkat daerah.

Kepala Bapperida Kabupaten HSS, M. Arliyan Syahrial, M.Pd., yang memimpin jalannya forum, menjelaskan bahwa penyusunan RKPD diawali dari Rancangan Awal (Ranwal) yang memuat Program Asta Cita dengan semangat menata kota dan membangun desa.

“Melalui forum ini, perencanaan teknokratik perangkat daerah dipertemukan dengan kebutuhan riil masyarakat yang dihimpun melalui musrenbang desa dan kecamatan sebagai pendekatan bottom-up,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh tahapan perencanaan tersebut merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten HSS Tahun 2025–2029 yang dilaksanakan secara bertahap.

“Pembangunan tidak diselesaikan dalam satu tahun, tetapi menjadi proses berkelanjutan untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah,” kata Arliyan.

*(UCK/Banjartv.com)

Baca Juga  Jelang Haul Ke-5 Abah Guru Kapuh, Polres HSS Matangkan Pengamanan dan Pelayanan Jemaah
Bagikan: WhatsApp Facebook