BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Muscab Pramuka HSS Dimajukan ke Desember 2026, Ini Alasan Ketua Kwarcab • Kandangan Ethnic Sasirangan Fashion Show, Dorong Pelestarian Budaya dan Pengembangan UMKM • JERITAN HATI ANAK KALIMANTAN YANG TERSAPU KABUT ASAP • Bazar hingga Tata Rias Lokal, Yuniati Iberahim Dorong Penguatan UMKM di Kandangan • Kabut Asap Tak Padamkan Kreativitas, 90 Penampil Meriahkan Fashion Show Sasirangan di HSS • Semarak Hari Santri 2026 di HSS, Puluhan Pesantren Adu Prestasi dalam Berbagai Lomba • Wakili Bupati, Sekda HSS Buka Festival Kalayangan Dandang 2026 • Kalimantan Selatan Dipercaya Jadi Tuan Rumah Muktamar XXI IMM • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Peringatan Haul Datu H. Abbas dan Datu Taniran, Bupati HSS Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

Peringatan Haul Datu H. Abbas dan Datu Taniran, Bupati HSS Tekankan Keteladanan dan Persatuan Umat

📅 31 Jan 2026 ✍️ banjartv 🕐 31 Jan 2026
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan — Peringatan Haul Datu H. Abbas bin Mufti H. Abdul Jalil Al Banjary dan Datu H. Muhammad Said bin H. Sa’duddin (Datu Taniran) Al Banjary berlangsung khidmat di Masjid Su’ada atau Masjid Baangkat, Kecamatan Simpur, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Sabtu (31/1).

Haul dua ulama besar yang juga tokoh utama pendiri Masjid Su’ada tersebut dihadiri Bupati Hulu Sungai Selatan H. Syafrudin Noor, SE, S.Sos, Ketua MUI Kabupaten HSS, Ketua Nahdlatul Ulama Kabupaten HSS, unsur Forkopimca Simpur, para habaib, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jemaah.

Dalam sambutannya, Bupati HSS Syafrudin Noor menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia serta masyarakat yang telah menyelenggarakan haul dengan penuh kekhidmatan. Menurutnya, peringatan haul bukan sekadar agenda rutin keagamaan, tetapi juga menjadi sarana meneladani perjuangan dan akhlak para ulama.

“Datu H. Abbas dan Datu Taniran adalah ulama besar yang berjasa dalam perkembangan syiar Islam di daerah ini. Mereka dikenal bukan hanya karena keluasan ilmu, tetapi juga karena keteladanan akhlak, kesederhanaan hidup, dan pengabdian yang tulus kepada umat,” ujarnya.

Ia menambahkan, Masjid Su’ada yang dirintis para ulama tersebut bukan sekadar bangunan fisik, melainkan pusat ibadah, dakwah, dan pembinaan umat yang telah menanamkan nilai persaudaraan dan kebersamaan lintas generasi.

“Melalui momentum haul ini, kita diajak tidak hanya mengenang, tetapi juga meneladani nilai-nilai perjuangan ulama, seperti keteguhan iman, keikhlasan beramal, semangat persatuan, serta komitmen memakmurkan masjid dan menjaga salat berjemaah,” katanya.

Lebih lanjut, Syafrudin menegaskan bahwa di tengah tantangan kehidupan modern, keteladanan ulama terdahulu menjadi penuntun sekaligus penyejuk bagi umat.

“Kekuatan umat terletak pada keimanan, ilmu, dan kebersamaan. Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan akan terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pembangunan spiritual masyarakat yang berjalan seiring dengan pembangunan fisik daerah,” tegasnya.

Baca Juga  Festival Bamboo Rafting Loksado Masuk Kalender Nasional, HSS Terima KEN 2026

Ia berharap, peringatan haul ini semakin mempererat silaturahmi, menumbuhkan kecintaan kepada ulama, serta menguatkan semangat mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan haul diawali dengan pembacaan Maulid Al-Habsy, ayat suci Al-Qur’an, manaqib Datu H. Abbas yang dibacakan oleh zuriat, zikir nasyid, doa haul, serta ditutup dengan ceramah agama.

Ceramah agama disampaikan Tuan Guru KH Ahmad Syairazi, pimpinan Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jemaah untuk terus meningkatkan keimanan, menjaga ukhuwah Islamiyah, serta mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Acara ditutup dengan doa bersama agar Allah SWT melimpahkan rahmat dan magfirah kepada para ulama, serta menjadikan perjuangan dan keteladanan mereka sebagai cahaya bagi generasi penerus.

Bagikan: WhatsApp Facebook