BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Desa Gambah Luar Muka Jadi Percontohan PK2D 2026 di HSS • Pemkab HSS dan TNI AL Ziarah ke Makam Hasan Basry, Kenang Jasa Proklamator Kalimantan • Wabup HSS Tekankan Program Pembangunan 2026 Harus Berdampak Nyata • Wabup HSS Apresiasi Prestasi Atlet Domino, Orado Bidik Pengakuan KONI dan KORMI • Wabup HSS Bahas Peluang Kerja Sama Pendidikan Bersama BIM University • DPRD HSS dan TAPD Mulai Bahas KUA-PPAS 2027, Prioritaskan Pertanian hingga Infrastruktur • Bupati HSS Bahas Program Strategis Daerah Bersama Sejumlah Kementerian di Jakarta • Pemkab HSS Raih Penghargaan dari Kapolda Kalsel atas Dukungan Assessment ASN • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Festival Kreasi Dodol Kandangan 2025: Hadirkan Chef Agus dan Muto

Festival Kreasi Dodol Kandangan 2025: Hadirkan Chef Agus dan Muto

📅 01 Dec 2025 ✍️ banjartv 🕐 01 Dec 2025
Bagikan

Banjartv.com, Hulu Sungai Selatan – Festival Kreasi Dodol Kandangan 2025 yang digelar di depan grdung MTQ kawasan Lapangan Lambung Mangkurat Kandangan, Sabtu (29/11/2025), berlangsung meriah dan penuh kreativitas. Pengunjung memadati area acara yang menampilkan inovasi kuliner khas daerah sekaligus mempertahankan tradisi turun-temurun masyarakat Hulu Sungai Selatan (HSS).

Acara dihadiri langsung oleh Bupati HSS H. Syafrudin Noor bersama Ketua TP PKK Hj. Tata Syafrudin Noor. Turut hadir Wakil Bupati HSS H. Suriani bersama Ketua GOW Hj. Misnawati Suriani, Sekda HSS H. Muhammad Noor dan Ketua DWP Hj. Elyani Yustika, unsur Forkopimda, Anggota DPRD, Staf Ahli PKK,para kepala OPD, camat, kepala desa, serta para pengrajin dodol di HSS.

Menambah kemeriahan acara, dua chef nasional—Chef Agus Sasirangan dan Chef Muto Kungfu Master dari Jakarta—turun langsung memperagakan demo masak kreasi dodol modern yang menjadi sorotan utama pengunjung.

Dalam laporan panitia, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda HSS Zulkifli menyampaikan bahwa festival ini lahir dari gagasan Ketua TP PKK Hj. Tata sekaligus Ketua Dekranasda HSS. Ia menilai bahwa tampilan Dodol Kandangan masih belum banyak berkembang dan pemasarannya belum menembus pasar menengah ke atas.

Kegiatan diawali dengan atraksi Mengawah Dodol Panas, melibatkan 21 UMKM pembuat dodol. Dengan 21 kawah tradisional, total 420 kg dodol panas dihasilkan menggunakan metode maharu, teknik memasak turun-temurun selama 3–4 jam dalam rinjing genal.

Para pengrajin kemudian membentuk formasi angka 75, menandai Hari Jadi ke-75 Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Sebanyak 21 UMKM juga mengikuti Lomba Kreasi Dodol, menampilkan inovasi baru mulai dari rasa, tampilan, hingga kemasan. Inisiatif ini diharapkan mampu membuka pasar lebih luas dan meningkatkan daya saing Dodol Kandangan di tingkat provinsi maupun nasional.

Panggung utama festival semakin semarak dengan demo memasak kreasi dodol oleh Chef Agus dan Chef Muto. Keduanya menyajikan olahan dodol modern serta berbagi tips pengembangan kuliner lokal agar lebih menarik minat generasi muda dan pasar yang lebih luas.

Dalam sambutannya, Bupati HSS H. Syafrudin Noor memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pelaku UMKM dan pengrajin dodol.

“Dodol Kandangan bukan hanya makanan khas, tetapi identitas kuliner yang mengangkat nama daerah kita hingga tingkat nasional,” ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa festival ini menjadi ruang kreatif untuk menghadirkan inovasi tanpa meninggalkan nilai tradisi. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan.

“Festival seperti ini mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperkuat sektor pariwisata, serta membuka peluang bagi UMKM untuk semakin dikenal dan bersaing,” tambahnya.

*(UCK/BANJARTV)

Bagikan: WhatsApp Facebook