BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Unik dan Menghibur, Lomba Mahambit Hatap Warnai Perayaan Maulid dan HUT ke-81 RI di Pandulangan • Warung Gratis Semarak Maulid Nabi, Bupati HSS Apresiasi Semangat Berbagi Warga Kandangan Utara • TP PKK HSS Semarakkan HUT ke-81 RI dengan Aneka Lomba Penuh Kebersamaan • 57 Pemain U-9 dan U-12 Ramaikan Festival Game Internal Abadi Soccer 2026 • Bupati HSS Apresiasi Penggerak HAM Desa, Perkuat Perlindungan Hak Warga • Bupati HSS Tinjau Tes Psikologi 4.184 Murid SMP, Pertama di Kalimantan Selatan • APBD Perubahan HSS 2026 Ditargetkan Rp2,057 Triliun, Naik 4,09 Persen • Sholat Istisqa Digelar di Daha Utara, Warga Berharap Hujan Segera Turun • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Lomba Fashion Show Kreasi Limbah Sampah Tampilkan Inovasi Anak Negeri

Lomba Fashion Show Kreasi Limbah Sampah Tampilkan Inovasi Anak Negeri

📅 04 Sep 2025 ✍️ banjartv 🕐 04 Sep 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarmasin – Dalam rangka menyemarakkan Hari Jadi (Harjad) ke-499 Kota Banjarmasin , Kecamatan Banjarmasin Tengah menggelar sebuah perhelatan yang penuh warna dan pesan lingkungan: Lomba Fashion Show Kreasi Limbah Sampah, pada Kamis (4/9/2025).

Ajang ini bukan sekadar parade busana, namun menjadi panggung kreativitas sekaligus seruan peduli lingkungan. Peserta dari berbagai kelurahan menampilkan busana unik yang seluruhnya terbuat dari limbah sampah daur ulang – mulai dari plastik, kardus, hingga koran bekas yang disulap menjadi karya seni nan memukau.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Banjarmasin, Neli Listriani, turut hadir dan menjadi juri dalam lomba tersebut. Ia memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini, yang dinilainya mampu menjadi ruang edukasi sekaligus solusi kreatif atas permasalahan sampah yang masih membayangi kota.

“Kegiatan seperti ini sangat luar biasa. Ini bukti nyata bahwa sampah bisa diubah menjadi sesuatu yang bernilai – bahkan bernilai ekonomis,” ujar Neli.

Ia menambahkan, Kota Banjarmasin pernah berada dalam situasi darurat sampah. Maka dari itu, menurutnya, langkah-langkah inovatif seperti ini perlu terus digalakkan, tidak hanya sebagai upaya mengurangi limbah, tapi juga untuk membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Kalau masyarakat bisa kreatif mendaur ulang sampah, tidak hanya lingkungan yang terbantu, tapi juga penghasilan keluarga bisa meningkat. Ini win-win solution,” imbuhnya.

Tiap busana yang ditampilkan membawa cerita tersendiri, menjadi bukti bahwa di balik tumpukan sampah, tersimpan potensi besar jika dikelola dengan bijak dan kreatif.
Neli berharap, kreativitas warga Banjarmasin ini dapat menjadi contoh inspiratif bagi daerah lain dalam mengelola sampah berbasis partisipasi masyarakat.

“Semoga ini jadi langkah awal menuju kota yang lebih bersih, kreatif, dan mandiri secara ekonomi. Mari terus bergerak bersama untuk Banjarmasin yang lebih baik,” pungkasnya. *(Humas-Eko/Banjartv)

Baca Juga  Sinergi BI, DJPb, dan OJK Dorong Optimisme Ekonomi Daerah
Bagikan: WhatsApp Facebook