BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
KKN Internasional ULM Bangun Pojok Baca dan Papan Informasi di Kawasan FELDA Malaysia • Penyegaran Birokrasi, Pemkab HSS Rotasi Sejumlah Pejabat Strategis • Tim Takraw Putri HSS Tampil Perkasa di POPDA Kalsel, Tim Putra Melaju ke Semifinal • Takraw HSS Tampil Gemilang di POPDA Kalsel, HSS-A dan HSS-B Juara Pool • Sekda HSS Hadiri Sidang GTRA Penetapan Redistribusi Tanah 2026 • 30 Hari Bangun Desa, TMMD ke-128 di HSS Resmi Berakhir • TMMD ke-128 di HSS Rampung 100 Persen, Bangun Jalan hingga Rehab RTLH • GOW HSS Tingkatkan Literasi Kebencanaan Organisasi Wanita untuk Perkuat Ketahanan Keluarga • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Ketua Organda Kalsel Imbau Demo Damai, Sopir Diminta Fokus Jalankan Tugas

Ketua Organda Kalsel Imbau Demo Damai, Sopir Diminta Fokus Jalankan Tugas

📅 31 Aug 2025 ✍️ banjartv 🕐 31 Aug 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarmasin – Isu nasional yang tengah memanas kini merembet ke Kalimantan Selatan. Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat yang menamakan diri Masyarakat Kalsel Melawan siap menggelar aksi besar di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, pada Senin (1/9/2025).

Aksi ini disebut sebagai bentuk solidaritas terhadap gelombang protes di berbagai daerah, yang dinilai menyakiti hati rakyat.

Rencana demonstrasi besar ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk DPD Organda Kalimantan Selatan. Sebagai organisasi yang menaungi ribuan sopir angkutan darat, Organda khawatir aksi ini berpotensi mengganggu kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi di daerah.

Ketua DPD Organda Kalsel, Edi Sucipto, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi adalah hak setiap warga negara. Namun ia mengimbau agar aksi dilakukan dengan santun dan damai, tanpa menimbulkan keributan atau kerugian bagi masyarakat lain.

“Kami mohon sampaikan aspirasi dengan elegan, dengan kepala dingin. Demo boleh saja, tapi harus dalam kedamaian,” ujar Edi dalam keterangan pers, Sabtu (30/8/2025) sore.

Selain itu, Edi mengingatkan para sopir anggota Organda agar tidak ikut-ikutan turun ke jalan. Ia meminta mereka tetap fokus menjalankan tugas, memastikan barang sampai tujuan dengan aman.

“Saya minta kepada para sopir, jangan ikut demo. Tugas kita adalah mengantar barang sampai tujuan dengan baik. Banyak orang yang menggantungkan rezeki dari pengiriman ini. Kalau sampai terganggu, yang rugi masyarakat dan kita sendiri,” tegasnya.

Menurut Edi, masyarakat Kalimantan Selatan dikenal agamais dan cinta kedamaian. Ia berharap identitas itu tetap dijaga, terlebih dalam situasi ekonomi yang sedang sulit.

Edi juga mengimbau agar aksi demonstrasi tidak mengganggu aktivitas masyarakat lain. Misalnya, jangan sampai akses jalan tertutup sehingga menghambat distribusi logistik.

Baca Juga  TP PKK se-Kalsel Gelar Pertemuan Rutin di Barito Kuala, Angkat Semangat Kartini

“Demo ini seharusnya jadi solusi, bukan menambah persoalan. Kami juga berharap pihak DPRD Kalsel menerima aspirasi dengan baik. Kalau bisa disambut ramah, bahkan kalau diberi air minum atau nasi bungkus, itu lebih bagus,” ucapnya.

Sebagai Ketua DPD Organda sekaligus Ketua DPC Peradi Banjarmasin, Edi optimistis Kalimantan Selatan dapat menjadi contoh daerah yang menjunjung tinggi nilai demokrasi dan kedamaian.

“Mari kita jaga bersama Banua kita agar tetap aman dan damai. Jangan sampai ada permasalahan berarti,” tutupnya.*(Eko/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook