BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Dinsos P3AP2KB Banjar Ungkap Kasus Remaja 14 Tahun Terpapar Radikalisme Tingkat Tinggi, Kini Jalani Pendampingan Intensif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Ketua Organda Kalsel Imbau Demo Damai, Sopir Diminta Fokus Jalankan Tugas

Ketua Organda Kalsel Imbau Demo Damai, Sopir Diminta Fokus Jalankan Tugas

📅 31 Aug 2025 ✍️ banjartv 🕐 31 Aug 2025
Bagikan

Banjartv.com, Banjarmasin – Isu nasional yang tengah memanas kini merembet ke Kalimantan Selatan. Ribuan massa dari berbagai elemen masyarakat yang menamakan diri Masyarakat Kalsel Melawan siap menggelar aksi besar di depan Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, pada Senin (1/9/2025).

Aksi ini disebut sebagai bentuk solidaritas terhadap gelombang protes di berbagai daerah, yang dinilai menyakiti hati rakyat.

Rencana demonstrasi besar ini menjadi perhatian serius berbagai pihak, termasuk DPD Organda Kalimantan Selatan. Sebagai organisasi yang menaungi ribuan sopir angkutan darat, Organda khawatir aksi ini berpotensi mengganggu kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi di daerah.

Ketua DPD Organda Kalsel, Edi Sucipto, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi adalah hak setiap warga negara. Namun ia mengimbau agar aksi dilakukan dengan santun dan damai, tanpa menimbulkan keributan atau kerugian bagi masyarakat lain.

“Kami mohon sampaikan aspirasi dengan elegan, dengan kepala dingin. Demo boleh saja, tapi harus dalam kedamaian,” ujar Edi dalam keterangan pers, Sabtu (30/8/2025) sore.

Selain itu, Edi mengingatkan para sopir anggota Organda agar tidak ikut-ikutan turun ke jalan. Ia meminta mereka tetap fokus menjalankan tugas, memastikan barang sampai tujuan dengan aman.

“Saya minta kepada para sopir, jangan ikut demo. Tugas kita adalah mengantar barang sampai tujuan dengan baik. Banyak orang yang menggantungkan rezeki dari pengiriman ini. Kalau sampai terganggu, yang rugi masyarakat dan kita sendiri,” tegasnya.

Menurut Edi, masyarakat Kalimantan Selatan dikenal agamais dan cinta kedamaian. Ia berharap identitas itu tetap dijaga, terlebih dalam situasi ekonomi yang sedang sulit.

Edi juga mengimbau agar aksi demonstrasi tidak mengganggu aktivitas masyarakat lain. Misalnya, jangan sampai akses jalan tertutup sehingga menghambat distribusi logistik.

Baca Juga  Pembinaan PAAREDI di Gambah Dalam, Ketua TP PKK HSS Tekankan Inovasi Program

“Demo ini seharusnya jadi solusi, bukan menambah persoalan. Kami juga berharap pihak DPRD Kalsel menerima aspirasi dengan baik. Kalau bisa disambut ramah, bahkan kalau diberi air minum atau nasi bungkus, itu lebih bagus,” ucapnya.

Sebagai Ketua DPD Organda sekaligus Ketua DPC Peradi Banjarmasin, Edi optimistis Kalimantan Selatan dapat menjadi contoh daerah yang menjunjung tinggi nilai demokrasi dan kedamaian.

“Mari kita jaga bersama Banua kita agar tetap aman dan damai. Jangan sampai ada permasalahan berarti,” tutupnya.*(Eko/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook