BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Bupati HSS Ajukan KUA-PPAS APBD 2027, Fokus Perkuat Pangan Lokal dan Industri Kreatif • Bupati HSS Hadiri Resepsi Pernikahan Bripda Ilham dan Fahrian Azizah • Bupati HSS Lepas Kontingen FORKI ke Kejuaraan Karate Shukaido Borneo II Se-Kalimantan • Wabup HSS Hadiri Saprah Amal, Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Langgar Miftahul Khair • Pemkab HSS Perkuat Perlindungan Pekerja Rentan Lewat Program Perjaka HSS Semangat • Wabup HSS dan Danyonif TP 829 Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah • Wabup HSS Tegaskan Optimalisasi PAD dari Pajak Hotel di Loksado • Dinsos P3AP2KB Banjar Ungkap Kasus Remaja 14 Tahun Terpapar Radikalisme Tingkat Tinggi, Kini Jalani Pendampingan Intensif • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
UT Banjarmasin Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Kuliah Jarak Jauh

UT Banjarmasin Siapkan Mahasiswa Baru Hadapi Kuliah Jarak Jauh

📅 30 Aug 2025 ✍️ banjartv 🕐 30 Aug 2025
Bagikan

Banjartv.com, BANJARMASIN – Universitas Terbuka (UT) Banjarmasin menggelar Layanan Pendukung Kesuksesan Belajar Jarak Jauh (LPKBJJ) bagi mahasiswa baru semester ganjil tahun akademik 2025/2026. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 30 hingga 31 Agustus 2025, dan diikuti oleh mahasiswa dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Selatan serta Kalimantan Tengah.

Direktur UT Banjarmasin, Mochamad Priono, mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya menerima sebanyak 3.638 mahasiswa baru. “Dengan tambahan ini, total mahasiswa aktif kami mencapai sekitar 13.500 orang,” ujarnya.

Menurutnya, LPKBJJ merupakan kegiatan penting yang wajib diikuti mahasiswa baru, karena model pendidikan terbuka dan jarak jauh memiliki ekosistem yang sangat berbeda dibanding pendidikan tinggi konvensional.

“Mahasiswa harus dibekali keterampilan seperti teknologi informasi, manajemen waktu, serta motivasi belajar mandiri. Ini bekal utama agar mereka bisa sukses dalam sistem belajar jarak jauh,” jelas Priono.

Bagi mahasiswa yang berhalangan hadir secara langsung, UT menyediakan akses daring agar tidak tertinggal materi pembekalan. Ia juga menegaskan komitmen UT dalam menjaga kualitas layanan pendidikan, dengan mengadopsi standar mutu nasional maupun internasional, serta membuka ruang dialog aktif dengan mahasiswa.

Turut hadir mewakili Wali Kota Banjarmasin, Sekretaris Daerah Ikhsan Budiman yang mengapresiasi kegiatan ini. Ia menilai UT Banjarmasin menjadi solusi pendidikan tinggi yang fleksibel dan inklusif.

“UT menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin kuliah tanpa harus meninggalkan pekerjaan atau usaha. Statusnya sebagai perguruan tinggi negeri juga menjadi jaminan legalitas dan mutu pendidikan,” ujarnya.

Salah satu mahasiswa baru asal Kapuas, Kalimantan Tengah, Evelania Lenoi Meta, mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan LPKBJJ.

“Saya memilih UT karena fleksibel. Bisa kuliah sambil bekerja dan tetap membantu keluarga di rumah. Harapannya bisa lulus tepat waktu dengan hasil terbaik,” ungkap Evelania.

Dengan sistem pembelajaran yang fleksibel namun tetap berkualitas, UT Banjarmasin terus membuktikan diri sebagai pilihan strategis bagi masyarakat yang ingin mengembangkan diri tanpa harus mengorbankan aktivitas lain dalam hidupnya.*(Eko/Banjartv)

Bagikan: WhatsApp Facebook