
Pemkab HSS Latih 16 Calon Operator Excavator, Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DisnakerkopUKM), terus meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal melalui program Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Berbasis Unit Kompetensi. Salah satunya melalui pelatihan operator excavator tahun 2026.
Sebanyak 16 peserta mengikuti praktik pengoperasian alat berat di Jalan Murni, Kecamatan Sungai Raya, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan teknis dan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
Dalam kegiatan tersebut, peserta berkesempatan mengoperasikan excavator secara langsung di bawah bimbingan instruktur berpengalaman. Materi pelatihan meliputi pengenalan alat berat, teknik pengoperasian, serta penerapan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3).


Kepala Bidang Tenaga Kerja DisnakerkopUKM HSS, Muhammad Haris, mengatakan pelatihan tersebut dilaksanakan selama 20 hari dengan menggabungkan pembelajaran teori dan praktik lapangan.
“Pelatihan operator excavator ini dilaksanakan selama 20 hari ke depan. Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan pembekalan teori dan praktik, termasuk pengenalan serta pengoperasian alat berat, penerapan prosedur keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta pemahaman terhadap teknik pengoperasian excavator yang aman dan benar,” ujar Haris.
Menurutnya, pendampingan instruktur selama praktik lapangan menjadi bagian penting untuk memastikan peserta memahami teknik pengoperasian alat berat secara tepat, dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja.

Melalui pelatihan berbasis unit kompetensi ini, Pemkab HSS berharap para peserta mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja.
Kemampuan mengoperasikan excavator juga diharapkan dapat membuka peluang kerja bagi tenaga kerja lokal di berbagai sektor, seperti konstruksi, pertambangan, dan perkebunan, yang membutuhkan operator alat berat dengan kompetensi sesuai standar pekerjaan.
Selain meningkatkan daya saing tenaga kerja, program ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menekan angka pengangguran. Dengan keterampilan yang sesuai kebutuhan pasar kerja, para peserta diharapkan lebih siap memanfaatkan peluang kerja dan berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas daerah.
Pemkab HSS melalui DisnakerkopUKM berkomitmen untuk terus mendorong pelaksanaan program pelatihan kerja guna mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten, profesional, dan mampu bersaing di dunia kerja.
*(UCK/BANJARTV.COM)