BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Pemkab HSS Ikuti Sosialisasi Inspeksi SPPG untuk Perkuat Pengawasan Program Pemenuhan Gizi • Bunda PAUD HSS Serahkan Bantuan Rumah Sejahtera Rp25 Juta kepada Tiga Pendidik • TP PKK HSS Dorong Keluarga Ciptakan Rumah Sehat, Aman, dan Nyaman • Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati HSS Dorong Generasi Muda Berkontribusi Nyata bagi Daerah • Bupati HSS Salurkan Bantuan Rumah Sejahtera Rp25 Juta per KPM, Total Anggaran Rp5,6 Miliar • Bank Kalsel Apresiasi Gerak Cepat Aparat Penegak Hukum Ungkap Dugaan Penggelapan Dana Nasabah di Tanah Bumbu • Kuasa Hukum Bantah A.N.K. Ditangkap, Luruskan Dugaan Penyelewengan Dana Rp5,65 Miliar • Wujudkan HSS SEMANGAT, Sekda Minta Jajaran PMD dan PPPA Perkuat Sinergi • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Pengukuhan Dewan Hakim MTQ ke-52 HSS, Bupati Tekankan Penilaian yang Adil dan Objektif

Pengukuhan Dewan Hakim MTQ ke-52 HSS, Bupati Tekankan Penilaian yang Adil dan Objektif

📅 28 Oct 2026 ✍️ banjartv 🕐 16 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Syafrudin Noor, menegaskan bahwa Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) bukan sekadar ajang perlombaan untuk mencari qari dan qariah terbaik, tetapi juga menjadi sarana menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis Bupati HSS yang dibacakan Wakil Bupati HSS, H. Suriani, pada kegiatan Orientasi dan Pengukuhan Dewan Hakim MTQ ke-52 Tingkat Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2026, di Aula Kantor Kecamatan Kandangan, Sabtu (24/10/2026).

Bupati berharap, pelaksanaan MTQ dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi kehidupan keagamaan masyarakat, khususnya dalam membentuk generasi yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami serta mengamalkan ajarannya.

“Harapan kita tentu lebih besar daripada sekadar suksesnya sebuah perlombaan. Kita ingin Al-Qur’an semakin dekat dengan kehidupan masyarakat, dibaca oleh anak-anak kita, dipelajari oleh generasi muda, dipahami maknanya, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati HSS juga menekankan pentingnya peran Dewan Hakim dalam menjaga kualitas dan kredibilitas penyelenggaraan MTQ. Para hakim diminta menjalankan tugas secara bertanggung jawab dengan berpedoman pada ketentuan yang berlaku serta menjunjung tinggi integritas, objektivitas, dan profesionalitas.

Menurutnya, setiap peserta telah melalui proses belajar, latihan, dan bimbingan serta mencurahkan waktu dan tenaga untuk mempersiapkan diri. Oleh karena itu, penilaian harus dilakukan secara cermat, objektif, dan adil agar setiap peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Kegiatan orientasi dan pengukuhan tersebut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten HSS, Camat Daha Barat, serta seluruh Dewan Hakim yang dikukuhkan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan MTQ ke-52 tingkat kabupaten.

Baca Juga  1.000 Anak PAUD HSS Tampilkan Bakat di Gebyar HAN 2026, Bunda PAUD Dorong Generasi Emas Berkarakter

Bupati juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten HSS beserta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan penyelenggaraan MTQ. Menurutnya, MTQ merupakan tradisi positif yang perlu terus dijaga dan dikembangkan untuk memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten HSS berkomitmen mendukung pembinaan Al-Qur’an secara berkelanjutan. Pembinaan tersebut tidak boleh berhenti setelah rangkaian MTQ selesai, tetapi harus terus dilaksanakan melalui keluarga, sekolah, pondok pesantren, rumah tahfiz, dan berbagai lembaga keagamaan.

Bupati berharap, LPTQ bersama para pembina dan pihak terkait dapat memperkuat pola pembinaan yang terarah dan berkesinambungan. Anak-anak dan generasi muda perlu mendapatkan ruang, kesempatan, serta pendampingan yang memadai agar kemampuan mereka dalam mempelajari Al-Qur’an dapat berkembang secara optimal.

“Kita ingin Kabupaten Hulu Sungai Selatan terus melahirkan generasi yang tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga menjadikan ajarannya sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak,” ungkapnya.

Melalui MTQ ke-52, Pemerintah Kabupaten HSS berharap dapat melahirkan generasi Qurani yang berilmu, berakhlak mulia, dan terus meningkatkan kemampuan diri. Selain mendorong prestasi peserta, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat syiar Islam, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta mendorong penerapan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Hulu Sungai Selatan.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook