BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Workshop 1.000 Guru dan HUT ke-21 HIMPAUDI Kalsel Digelar di HSS, Bunda PAUD Tekankan Pentingnya Fondasi Pendidikan Anak • Jambore V HIMPAUDI Kalsel Berakhir, Hulu Sungai Tengah Raih Juara Umum • SMAN 1 Kandangan dan MTsN 3 HSS Dominasi Podium Atletik Bupati Cup 2026 • Grand Launching IAI GIBTHA, Pemkab HSS Dorong Lahirnya Generasi Cerdas dan Berakhlak • Wabup HSS Pimpin Rakor, Matangkan Persiapan Hari Jadi ke-76 • Sekda HSS: Ilmu Jangan Berhenti di Ruang Kelas, Harus Berdampak bagi Masyarakat • Kemarau Panjang, Warga Menthobi Raya Kesulitan Air Bersih, Perusahaan Salurkan Bantuan • Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi DPRD HSS, Ranperda Pilkades Masuk Tahap Penyempurnaan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Sekda HSS: Ilmu Jangan Berhenti di Ruang Kelas, Harus Berdampak bagi Masyarakat

Sekda HSS: Ilmu Jangan Berhenti di Ruang Kelas, Harus Berdampak bagi Masyarakat

📅 11 Oct 2026 ✍️ banjartv 🕐 6 jam lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Yustan Azidin, mendorong generasi muda agar tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya melalui kontribusi nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat mewakili Bupati HSS dalam seminar yang diselenggarakan Institut Agama Islam Guru Kapuh Ibnu Athaillah (IAI GIBTHA) di Pendopo Bupati HSS, Kamis (8/10/2026).

Seminar tersebut mengusung tema “Mengikat Ilmu, Membangun Peradaban: Revitalisasi Budaya Literasi dalam Membangun Generasi Intelektual”. Kegiatan ini menghadirkan Assoc. Prof. Dr. KH. Habib Segaf bin Hasan Baharun, M.Pd., M.H.I., Rektor Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda’wah (UII Dalwa) sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Dalwa, sebagai narasumber.

Dalam sambutannya, Yustan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Habib Segaf Baharun yang berbagi ilmu dan wawasan dengan para peserta seminar.

Menurutnya, kehadiran IAI GIBTHA menjadi kabar baik bagi Kabupaten HSS karena turut memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Yustan menilai, budaya literasi di lingkungan perguruan tinggi perlu terus diperkuat. Literasi tidak hanya berkaitan dengan aktivitas membaca, tetapi juga mencakup kemampuan menulis, berdiskusi, berpikir kritis, serta mengembangkan gagasan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Ilmu jangan berhenti di ruang kelas dan buku, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat. Generasi muda jangan hanya menjadi penonton perubahan, tetapi menjadi pelaku perubahan,” ujarnya.

Ia menegaskan, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membentuk generasi intelektual yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian dan kepekaan terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Karena itu, Yustan menyambut baik keberadaan IAI GIBTHA sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan di Kabupaten HSS.

Baca Juga  Bupati HSS Lantik Delapan Anggota BPD Antar Waktu, Tekankan Integritas dan Sinergi

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten HSS siap mendukung pengembangan pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu fondasi pembangunan daerah.

“Kehadiran perguruan tinggi diharapkan dapat menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda untuk mengembangkan ilmu, memperluas wawasan, serta menghadirkan gagasan dan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Melalui penguatan budaya literasi dan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, diharapkan lahir generasi intelektual yang mampu mengamalkan ilmu pengetahuan serta berperan aktif dalam pembangunan daerah dan menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook