BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Jelang Hari Jadi ke-76 HSS, Amandit Bird Club Gelar Latpres Pra Bupati Cup ke-12 • Wabup HSS Tutup Rakor Pengendalian Penyakit, Puskesmas Berprestasi Raih Penghargaan • Bunda PAUD HSS Tekankan Transisi PAUD-SD Tak Boleh Hilangkan Dunia Bermain Anak • Bunda Literasi HSS Ajak Anak PAUD Cintai Buku Lewat Dongeng • Dua Hari Diuji, 29 Wartawan PWI Kalsel Dinyatakan Kompeten • Bupati HSS Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Dilanjutkan Gebyar Panutan Pajak 2026 • Bupati HSS Lantik Yustan Azidin sebagai Sekda, Arliyan Syahrial Pimpin PT Tirta Amandit • Peduli Penglihatan Warga, Endang Agustina Fasilitasi Operasi Katarak Gratis di Tanah Laut • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Bunda PAUD HSS Tekankan Transisi PAUD-SD Tak Boleh Hilangkan Dunia Bermain Anak

Bunda PAUD HSS Tekankan Transisi PAUD-SD Tak Boleh Hilangkan Dunia Bermain Anak

📅 04 Oct 2026 ✍️ banjartv 🕐 2 hari lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, KANDANGAN — Proses peralihan dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau Taman Kanak-kanak (TK) ke Sekolah Dasar (SD) harus berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan tanpa menghilangkan dunia bermain anak.

Hal tersebut disampaikan Bunda PAUD Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Hj. Mustaidah Syafrudin Noor, saat mengunjungi SD Negeri Kandangan Kota 1, Jumat (2/10) pagi.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memperkuat penerapan transisi pembelajaran yang menyenangkan dari PAUD/TK ke SD. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan kesinambungan proses pembelajaran tetap sesuai dengan tahap tumbuh kembang anak.

“Transisi dari PAUD ke SD bukan sekadar memindahkan anak dari satu jenjang pendidikan ke jenjang berikutnya. Yang tidak kalah penting adalah memastikan anak merasa aman, nyaman, dihargai, percaya diri, dan tetap bahagia dalam belajar,” ujar Hj. Mustaidah.

Menurutnya, anak yang memasuki lingkungan sekolah dasar perlu diberikan kesempatan untuk beradaptasi secara bertahap. Proses pembelajaran juga harus disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan perkembangan anak.

“Anak tetap harus memiliki ruang untuk bermain, bereksplorasi, dan belajar sesuai dengan tahap perkembangannya. Jangan sampai memasuki SD justru membuat anak kehilangan kegembiraan dalam belajar,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Hj. Mustaidah didampingi Kepala Bidang PAUD dan PNF, Hj. Pahrina Diati, Kepala SD Negeri Kandangan Kota 1, serta dewan guru.

Ia menegaskan, keberhasilan transisi dari PAUD ke SD bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Kesinambungan pembelajaran membutuhkan keterlibatan guru, satuan pendidikan, orang tua, serta seluruh pihak terkait.

“Kerja sama antara PAUD, SD, orang tua, dan seluruh pihak terkait sangat penting. Dengan kolaborasi yang baik, anak dapat beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru tanpa kehilangan rasa aman dan percaya dirinya,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati HSS Dorong Penguatan SDM Transportasi melalui Kolaborasi dengan Kemenhub

Pendekatan yang ramah anak, lanjutnya, diharapkan dapat membentuk peserta didik menjadi pembelajar yang aktif dan percaya diri. Dengan demikian, anak dapat memperoleh pengalaman pendidikan yang bermakna sejak awal memasuki jenjang sekolah dasar.

Bunda PAUD HSS juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dan ramah anak.

“Yang ingin kita bangun adalah lingkungan pendidikan yang membuat anak merasa senang datang ke sekolah, nyaman belajar, berani bereksplorasi, dan berkembang sesuai dengan potensinya,” pungkasnya.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook