BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Peduli Penglihatan Warga, Endang Agustina Fasilitasi Operasi Katarak Gratis di Tanah Laut • Soroti Karhutla yang Terus Berulang, DPD RI Kalsel Gelar FGD Serap Aspirasi Ekologis • Tak Hanya Kades, KPK Libatkan Masyarakat dalam Penilaian Desa Antikorupsi • IWAPI Kalsel Gelar Rakerda IV, Dorong Daya Saing UMKM Perempuan dan Literasi Digital • Maspadianda Bin H. Darmansyah Meninggal Dunia, Dishalatkan di Masjid Al-Jihad Banjarmasin • Tunggak Retribusi hingga Dua Tahun, Puluhan Kios Pasar Disegel • Sekda HSS Tekankan Disiplin dan Integritas kepada PPPK 2026 • BI Kalsel Dukung PWI Gelar UKW • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
IWAPI Kalsel Gelar Rakerda IV, Dorong Daya Saing UMKM Perempuan dan Literasi Digital

IWAPI Kalsel Gelar Rakerda IV, Dorong Daya Saing UMKM Perempuan dan Literasi Digital

📅 30 Sep 2026 ✍️ banjartv 🕐 1 hari lalu
Bagikan

BANJARTV.COM, BANJARBARU – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kalimantan Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IV di Hotel Grand Maya Banjarbaru, Selasa (29/9/2026).

Rakerda tersebut berfokus pada upaya meningkatkan daya saing dan kualitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya usaha yang dikelola perempuan.

Ketua IWAPI Kalsel, Shinta Laksmi Dewi, mengatakan Rakerda IV mengusung tema sertifikasi, kolaborasi, dan sinergitas. Tema tersebut dinilai relevan dengan besarnya peran perempuan dalam menggerakkan perekonomian di Kalimantan Selatan.

“Dalam Rakerda ini kami mengambil tema yaitu sertifikasi, kolaborasi, dan sinergitas untuk meningkatkan daya saing UMKM Kalimantan Selatan. Seperti kita tahu, 50 persen dari UMKM di Kalimantan Selatan adalah perempuan. Karena itu, penting untuk bisa berkontribusi meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah, serta bersama-sama meningkatkan sertifikasinya agar kualitasnya lebih bagus,” ujar Shinta.

Shinta juga berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan terhadap sejumlah program strategis IWAPI, khususnya yang berkaitan dengan pemberdayaan pengusaha perempuan.

“Kami mohon dibantu juga oleh Pak Gubernur untuk lahan bagi pengusaha perempuan yang berkegiatan di ketahanan pangan. Kemudian juga rumah digital, karena kita ada kerja sama dengan Google di pusat, sehingga di daerah sini juga bisa mengikuti. Ketiga, kita ingin ada satu tempat display untuk UMKM yang tidak berbayar sehingga bisa diberdayakan oleh para pengusaha perempuan IWAPI. Kita harapkan hal ini disupport oleh pemerintah agar langkah-langkah kerja ini bisa menjadi lebih konkret dan aktual,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPP IWAPI, Nita Yudi, menekankan pentingnya digitalisasi bagi pengusaha perempuan agar mampu menghadapi perkembangan pasar global. Ia juga menyampaikan adanya program kerja sama strategis di tingkat nasional untuk meningkatkan literasi digital anggota IWAPI.

Baca Juga  Semangat Kemerdekaan Menggema di Wasah Hulu, Sekda HSS Lepas Jalan Sehat HUT ke-81 RI

“Tadi kami dari pusat kerja sama dengan Apple Academy Development, yaitu sebuah platform dari Amerika, agar ibu-ibu bisa melek digital. Programnya adalah magang selama sembilan bulan, satu harinya empat jam. Ketika magang ibu-ibu akan mendapatkan gaji atau dibayar sebesar UMP, kemudian setelah lulus akan mendapatkan satu laptop MacBook dan juga iPhone dari Apple,” jelas Nita.

Menurutnya, dukungan berupa fasilitas dan insentif tersebut diharapkan dapat mendorong lebih banyak perempuan untuk meningkatkan kemampuan di bidang teknologi digital.

“Bagaimanapun kendala kita sampai hari ini adalah masalah digitalisasi, karena semuanya sudah serba global, pemasaran pun serba global. Jadi kalau kita tidak bisa mengikuti masalah digitalisasi atau teknologi kekinian, maka kita akan tertinggal. Dan ini yang tidak diharapkan oleh IWAPI. Oleh sebab itu, IWAPI terus mengetuk pintu kemitraan dan kolaborasi agar IWAPI terus bisa naik kelas,” pungkasnya.

*(RED/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook