
Bupati HSS Dorong Masjid Tak Sekadar Tempat Ibadah, tetapi Menjadi Pusat Pembinaan Umat
BANJARTV.COM, PADANG BATUNG — Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS), H. Syafrudin Noor, mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan peran masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat ilmu dan pembinaan umat.
Ajakan tersebut disampaikan Syafrudin Noor saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al Mustaghfirin, Desa Batu Laki, Kecamatan Padang Batung, Kamis (10/9/2026).
Menurutnya, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial atau agenda tahunan. Lebih dari itu, peringatan tersebut harus menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.




“Maulid Nabi jangan hanya menjadi kegiatan tahunan. Ini harus menjadi momentum bagi kita untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Syafrudin Noor.
Ia mengatakan, masjid memiliki posisi strategis dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat. Oleh karena itu, pemanfaatan masjid perlu terus dikembangkan, tidak hanya untuk melaksanakan salat dan ibadah lainnya, tetapi juga sebagai tempat pembelajaran, pembinaan keagamaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Masjid jangan hanya digunakan untuk ibadah, tetapi juga harus semakin aktif dengan kegiatan pembelajaran, pembinaan keagamaan, dan berbagai aktivitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kegiatan keagamaan, Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan berencana mengalokasikan bantuan bagi masjid dan langgar yang menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW mulai tahun 2027.

Bupati berharap, bantuan tersebut dapat mendukung pelaksanaan kegiatan keagamaan sekaligus mendorong masjid dan langgar agar semakin aktif menjadi tempat berkumpul, belajar, serta memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat.
“Mulai tahun 2027, Pemerintah Kabupaten HSS akan mengalokasikan bantuan bagi masjid dan langgar yang menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” ungkapnya.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah terhadap kegiatan keagamaan sekaligus upaya mendorong masyarakat untuk terus memakmurkan masjid.
Selain mendorong penguatan fungsi masjid, Syafrudin Noor juga mengingatkan masyarakat agar semangat memperingati Maulid Nabi diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.
Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW harus tercermin dalam sikap, akhlak, serta hubungan sosial di tengah masyarakat.
“Semangat Maulid Nabi harus kita wujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW,” tuturnya.

Peringatan Maulid Nabi di Masjid Al Mustaghfirin turut diisi tausiah oleh Tuan Guru H. Ahmad Syairaji, Pimpinan Pondok Pesantren Dalam Pagar Kandangan sekaligus Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Selatan.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, Pemerintah Kabupaten HSS berharap kehidupan keagamaan masyarakat semakin kuat. Masjid juga diharapkan terus berkembang menjadi pusat ibadah, ilmu, silaturahmi, dan pembinaan umat.
Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten HSS dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak, dan memiliki kehidupan keagamaan yang kuat.
*(UCK/BANJARTV.COM)