
Buka Pelatihan Bendahara KDMP, Bupati HSS Tekankan Pentingnya Tertib Administrasi Keuangan
BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) H. Syafrudin Noor menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, dan akuntabel dalam menjalankan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Pelatihan Perkoperasian bagi Bendahara KDMP yang digelar di Aula Mal Pelayanan Publik (MPP) HSS, Selasa (8/9/2026).
Syafrudin mengatakan, bendahara memiliki peran strategis dalam menjaga tertib administrasi sekaligus kepercayaan anggota koperasi. Karena itu, setiap transaksi keuangan harus dicatat dan dikelola secara baik serta dapat dipertanggungjawabkan.



“Setiap uang yang masuk maupun keluar harus dicatat dengan baik. Laporan keuangan yang tertib menjadi fondasi utama agar koperasi tumbuh sehat, profesional, dan dipercaya anggotanya,” ujar Syafrudin.
Ia berharap para peserta tidak hanya mengikuti pelatihan, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan keuangan KDMP di wilayah masing-masing.
“Manfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya dan terapkan ilmu yang diperoleh untuk memperkuat tata kelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” katanya.
Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Perindustrian (Disnakerkop UKP) HSS tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap program nasional dalam memperkuat koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
Kepala Disnakerkop UKP HSS, Nafarin, mengatakan pelatihan difokuskan pada peningkatan kapasitas para bendahara, khususnya dalam menyusun laporan keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan bendahara dalam menyusun laporan keuangan yang profesional, transparan, dan akuntabel,” kata Nafarin.
Sebanyak 148 bendahara KDMP mengikuti kegiatan tersebut. Para peserta dibagi dalam dua angkatan, masing-masing terdiri atas 74 peserta.
Melalui pelatihan ini, para bendahara diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai administrasi dan pengelolaan keuangan koperasi. Dengan demikian, mereka dapat menjalankan tugas secara profesional sekaligus mendukung terciptanya tata kelola KDMP yang sehat dan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten HSS juga menyerahkan Bantuan Stimulan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada sejumlah pelaku UMKM.



Sebanyak 34 penerima bantuan menerima secara simbolis bantuan tersebut. Mereka merupakan bagian dari total 84 pelaku UMKM yang mendapatkan Bantuan Stimulan UEP.
Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam mendorong penguatan usaha ekonomi produktif masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM.
Pemkab HSS berharap penguatan kapasitas pengelola koperasi yang dibarengi dengan dukungan terhadap pelaku UMKM dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Upaya tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kelembagaan koperasi dan usaha masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
*(UCK/BANJARTV.COM)