BANJARTV
🔍
Tema ini dioptimalkan untuk perangkat mobile.
Lintas Banua
Eksekutif Jawab Pandangan Fraksi DPRD HSS, Ranperda Pilkades Masuk Tahap Penyempurnaan • Wabup HSS Tekankan Evaluasi Dispera KPLH-P Harus Berdampak pada Pelayanan dan PAD • Tujuh Fraksi DPRD HSS Sampaikan Pandangan, APBD 2027 Dihadapkan pada Tekanan Fiskal • LPTQ HSS Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani melalui Rakerda 2026 • Jaring Bibit Atlet Masa Depan, 310 Pelajar se-HSS Bertarung di Kejuaraan Atletik Bupati Cup 2026 • HKG PKK ke-54 HSS, Bupati: PKK Harus Bersentuhan Langsung dengan Masyarakat • Jelang Hari Jadi ke-76 HSS, Amandit Bird Club Gelar Latpres Pra Bupati Cup ke-12 • Wabup HSS Tutup Rakor Pengendalian Penyakit, Puskesmas Berprestasi Raih Penghargaan • Banjar TV akan Hadir Gasan Bubuhan Pian Sabarataan.....
Siswa MA Darul Ulum Kandangan Belajar di Habitat Kerbau Rawa, Kenalkan Potensi Daerah

Siswa MA Darul Ulum Kandangan Belajar di Habitat Kerbau Rawa, Kenalkan Potensi Daerah

📅 25 Jun 2026 ✍️ banjartv 🕐 25 Jun 2026
Bagikan

BANJARTV.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum Kandangan menggelar observasi lapangan sekaligus proyek pembelajaran lintas mata pelajaran di kawasan Kalang Hadangan, Desa Pandak Daun, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Rabu (22/6/2026).

Kegiatan bertema “Mengenal Potensi Ekonomi, Budaya, Lingkungan, dan Pariwisata Daerah melalui Pembelajaran Kontekstual” ini diikuti 56 peserta, terdiri atas 38 siswa serta 18 tenaga pendidik dan kependidikan.

Observasi tersebut merupakan bagian dari implementasi pembelajaran kontekstual dan kolaboratif. Melalui kegiatan ini, siswa diajak melakukan pengamatan langsung terhadap berbagai potensi daerah yang terintegrasi dalam materi pembelajaran di madrasah.

Kalang Hadangan dipilih sebagai lokasi karena merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang dikenal sebagai habitat kerbau rawa. Kawasan lahan basah ini menawarkan pengalaman belajar untuk memahami keterkaitan antara manusia, lingkungan, budaya lokal, dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengamati kehidupan kerbau rawa yang dipelihara secara tradisional oleh masyarakat setempat. Selain memiliki nilai edukatif dan ekologis, kawasan Kalang Hadangan juga memberikan kontribusi ekonomi melalui sektor pariwisata yang terus berkembang.

Kepala MA Darul Ulum Kandangan, Latief Kamaruddin, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata kepada siswa.

“Melalui observasi ini, siswa tidak hanya mempelajari potensi wisata daerah, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta keanekaragaman hayati yang menjadi kekayaan Kabupaten Hulu Sungai Selatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembelajaran kontekstual diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian siswa terhadap budaya lokal serta mendorong mereka berperan aktif dalam pelestarian dan pengembangan potensi daerah.

“Pengalaman belajar di lapangan membantu siswa menghubungkan teori yang diperoleh di kelas dengan kondisi nyata di masyarakat. Harapannya, kegiatan ini menjadi pengalaman yang bermakna sekaligus memperkuat pemahaman mereka tentang potensi ekonomi, budaya, lingkungan, dan pariwisata daerah,” kata Latief.

Baca Juga  11.365 KONTINGEN MERIAHKAN PEMBUKAAN PORPROV XII KALSEL 2025 DI TANAH LAUT

Melalui kegiatan ini, MA Darul Ulum Kandangan berharap siswa memiliki wawasan lebih luas mengenai potensi daerah serta tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap pelestarian lingkungan dan pengembangan sumber daya lokal.

*(UCK/BANJARTV.COM)

Bagikan: WhatsApp Facebook