Banjartv.com, BANJARBARU – Sekretaris Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Drs. H. Muhammad Noor, M.AP, menghadiri acara pisah sambut Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Kalimantan Selatan yang digelar di Gedung BIN Provinsi Kalsel, kawasan perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Selasa malam (28/1/2026).
Sekda HSS hadir didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten HSS, Drs. Efran. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan pimpinan baru.


Acara tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama Ketua TP PKK Kabupaten HSS Hj. Fathul Jannah Muhidin, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman beserta Ketua BKOW Provinsi Kalsel, unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Selatan, serta para bupati dan wali kota se-Kalimantan Selatan atau perwakilannya.

Pisah sambut ini menandai peralihan kepemimpinan Kepala BINDA Kalimantan Selatan dari Brigjen Pol. (Purn) Nurullah, S.H., M.H. kepada Kombes Pol. Sentot Adi Dharmawan, S.I.K., M.H. Brigjen Pol. (Purn) Nurullah resmi memasuki masa purna tugas, sementara Kombes Pol. Sentot Adi Dharmawan yang sebelumnya menjabat Direktur Intelijen Keamanan (Dirintelkam) Polda Kalsel akan mengemban amanah jabatan hingga akhir tahun 2024 sebelum melanjutkan pendidikan lanjutan.
Sekretaris Daerah Kabupaten HSS, H. Muhammad Noor, menyampaikan apresiasi atas dedikasi pejabat lama serta harapan kepada pimpinan BINDA yang baru.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Brigjen Pol. (Purn) Nurullah atas pengabdian dan kontribusinya dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Kepada pejabat yang baru, kami berharap sinergi dan koordinasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi keamanan dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan BINDA memiliki peran strategis dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya dalam mendukung program pembangunan dan stabilitas sosial politik di daerah.
Momentum pisah sambut ini sekaligus menjadi simbol keberlanjutan estafet kepemimpinan serta penguatan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kalimantan Selatan.
*(UCK/Banjartv.com)










